17:59 | Dari Bedah Kasus Berita Ramah Anak - 17:59 | JURNALISTIK DI ERA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI - 17:58 | Hj.Mufida Jusuf Kalla Beri Bantuan Kepada Sentra Tenun Lintau Buo - 17:58 | Jelang Pengesahan Warga Baru Pencak Silat di Lamongan - 17:58 | Wabup H.Zuldafri Darma:Empat Destinasi Wisata Unggulan Tanah Datar
Senin, 16 09 2019
Follow:
 

Kuatkan Komitmen, Cara Alfedri Cegah Karhutla






Kuatkan Komitmen, Cara Alfedri Cegah Karhutla

Rabu, 14/08/2019 | 19:31
dalam pencegahan dini ataupun penanganan karhutla, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri melainkan butuh dukungan semua pihak, terutama korporasi perkebunan dan masyarakat.

FAKTAPOST.COM-SIAK:Bupati Siak, Alfefri menyebut, mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) itu lebih baik daripada penanganan setelah terjadi. Untuk itu harus ada komitmen bersama terkait hal tersebut agar karhutla tidak terus terjadi setiap tahun.

Untuk memperkuat komitmen tersebut Bupati Siak Alfedri telah menekankan kepada seluruh jajarannya agar memprioritaskan pencegahan. Ia juga minta jajarannya melakukan koordinasi secara lintas sektoral dan turun langsung ke perusahaan perusahaan perkebunan yang ada di siak.

"Melakukan pencegahan dini terhadap karhutla sudah jadi komitmen kita ditambah lagi dengan adanya arahan Presiden dalam Rakornas karhutla beberapa waktu lalu. Maka kita akan kuatkan komitmen agar pelaksanaannya lebih tegas lagi," tandas Alfedri kemarin di Siak usai memimpin apel siaga karhutla di PT KTU Koto Gasib, Siak.
Kedepan, imbuhnya, pihaknya akan lebih intens lagi dalam memprioritaskan langkah-langkah pencegahan di daerah-daerah rawan kebakaran hutan dan lahan.

Sedangkan pada kasus kebakaran yang saat ini melanda beberapa titik di wilayah Kabupaten Siak, pihaknya bersama BPBD Provinsi, Manggala Agni dan TNI/Polri, terus berjibaku guna menjinakkan si jago merah.

Namun demikian, lanjutnya, dalam pencegahan dini ataupun penanganan karhutla, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri melainkan butuh dukungan semua pihak, terutama korporasi perkebunan dan masyarakat.

"Yang paling penting, pencegahan. Jangan sampai api sudah membesar baru kita bingung. Kalau sudah apinya membesar, apalagi di hutan gambut, akan sangat sulit sekali memadamkannya," sebutnya.

Alfedri menegaskan, pimpinan di setiap daerah hingga ke jajaran terendah harus bersama-sama selalu mengingatkan kepada masyarakat agar bisa memprioritaskan pencegahan sehingga tidak lagi terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan untuk ditahun 2019 ini memang lebih rendah dari tahun 2015, namun meningkat dari tahun 2018. Untuk itu, semua pihak harus bahu membahu dalam melakukan pencegahan dan bila sudah terlanjur tercetus, maka segera ditangani. Jangan hanya menunggu petugas damkar, Manghala Agni atau TNI/Polri saja. Siapapun yang melihat pertama kali, segera padamkan sebisanya dahulu sembari mengontak petugas.

"Untuk mengelola lahan perkebunan jangan dengan cara membakar namun dengan merubah cara bagaimana agar tidak membakar lahan.jangan sekali kali membakar hutan dan lahan. Kepada pihak terkait, tingkatkan patroli serta tingkatkan penegakan hukum," tegasnya.

Wujud komitmen Alfedri, Usai melepas pawai takbir Idul Adha baru-baru ini, Alfedri kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa dirinya Sabtu kemarin bersama Kapolres, Danramil dan Kepala BPBD Siak, memantau sejumlah titik api. Pemantauan dilakukan menggunakan Helikopter di wilayah Kampung Rawang Air Putih dan Tasik Betung.

"Spot yang agak besar  berada di Kampung Rawang Air Putih dan Tasik Betung sebagian wilayah Bengkalis. Sudah 10 hari ini dilakukan Water Boming di wilayah tersebut dan tadi (Sabtu pagi) dibantu oleh anggota BPBD Siak, Manggala Agni dan  perusahaan," ujar Alfedri.

Begitu juga untuk wilayah Rawang Air Putih, dilakukan pemadaman oleh petugas BPDD, TNI/Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api dan bantuan 2 Helikopter untuk water bom dari perusahaan Sinar Mas Group.

Alfedri menyampaikan apresiasi atas dukungan dari pihak perusahaan yang intens dalam mengantisipasi Karhutla. Hal ini dibuktikan dengan bantuan Water Bom lewat udara, memakai 2 unit Heli Super Puma dari PT. RML App. Serta dengan melibatkan puluhan tim darat fire marshall perusahaan beserta perlengkapan alat-alat mesin pompa.

"Atas nama pemerintah daerah kami mengapresiasi bantuan dari perusahaan, kami tetap mengharapkan dukungan seperti ini terus terjaga dan berkesinambungan," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Alfedri menyampaikan mengimbau kepada masyarakat agar tidak membakar lahannya. Jika dilakukan, ada sanksi berat yang akan menjerat pelaku pembakar lahan maupun hutan. jelas Alfedri.***











     










 
virgin hair diamond jewelry

Copyright 2013 - 2015 PT. FAKTAPOST MEDIA CITRA, All Rights Reserved
[ REDAKSI & MANAJEMEN ]