19:33 | Nama Pohon Andalas Diambil Jadi Nama Pulau Sumatera - 19:32 | Kabut Asap Berdampak Ke Sumatera Barat - 19:32 | Bupati Irdinansyah Ajak Masyarakat Hindari Dampak Buruk Kabut Asap - 19:32 | 45 Anggota DPRD Bengkalis Resmi Dilantik - 19:31 | Bupati Amril Hadiri Pelantika Anggota DPRD Bengkalis Masa Jabatan 2019-2024
Senin, 09 Desember 2019
Follow:
 
FAKTA POST / Nasional
BOM THAILAND SAAT KTT BERLANGSUNG
Fraksi Nasdem RI Sampaikan Keprihatinan

Senin, 05/08/2019 - 17:02:54 WIB

FAKTAPOST.COM-JAKARTA:SABTU, 3 AGUSTUS 2019. Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, Ahmad HI Ali, menyampaikan belasungkawa dan turut prihatin atas peristiwa pengeboman yang terjadi di Bangkok di masa KTT Keamanan ASEAN.

"Kami percaya penuh bahwa Pemerintah Thailand akan mengusut ini sampai ke akarnya. Pemerintah Thailand memiliki pengalaman yang cukup dalam hal menindak pidana terorisme di wilayahnya," ujar Ahmad Ali. Thailand dikenal berpengalaman menanggulangi terorisme di negaranya. Lebih dari lima aksi teror berhasil dicegah dan ditumpas oleh pemerintah Thailand sepanjang 2016-2019 sebelum peristiwa ini terjadi.

Sebelumnya diberitakan bahwa ledakan bom terjadi pada Jumat pagi (2/8/2019) di sedikitnya 5 (lima) lokasi berbeda di Bangkok, yaitu di area bawah halte Bangkok Sky Train Chong Nonsi, persimpangan 57/1 Jalan Rama IX, Pusat Pemerintahan di Chaeng Watthana, Markas Besar Angkatan Bersenjata, dan di depan Kantor Sekretaris Tetap Kementerian Pertahanan Thailand. 3 (tiga) orang dilaporkan menderita luka dan tidak terdapat korban jiwa.

Ledakan ini terjadi bersamaan dengan rangkaian ASEAN Ministerial Meeting yang dihadiri 10 (sepuluh) Menteri Luar Negeri negara ASEAN dan 9 (sembilan) negara mitra, yaitu Amerika Serikat, Republik Rakyat Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, Uni Eropa, Inggris, dan India. Seluruh kontingen KTT termasuk Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dikabarkan dalam kondisi aman.***



(rls/fpc)

virgin hair diamond jewelry

Copyright 2013 - 2015 PT. FAKTAPOST MEDIA CITRA, All Rights Reserved
[ REDAKSI & MANAJEMEN ]