17:59 | Dari Bedah Kasus Berita Ramah Anak - 17:59 | JURNALISTIK DI ERA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI - 17:58 | Hj.Mufida Jusuf Kalla Beri Bantuan Kepada Sentra Tenun Lintau Buo - 17:58 | Jelang Pengesahan Warga Baru Pencak Silat di Lamongan - 17:58 | Wabup H.Zuldafri Darma:Empat Destinasi Wisata Unggulan Tanah Datar
Senin, 16 09 2019
Follow:
 
FAKTA POST / Sosial Budaya
MTQ Lintau Buo Resmi Ditutup Oleh Bupati

Kamis, 29/08/2019 - 17:43:53 WIB

FAKTAPOST.COM-SUMBAR:MTQ Nasional ke-3 Tingkat Kecamatan Lintau Buo yang diselenggarakan selama tiga hari mulai dari tanggal 26 Agustus 2019, kemarin akhirnya resmi ditutup oleh Bupati Tanah Datar yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Mukhlis, Rabu (28/08/2019) di lapangan bola kaki Patinggi nagari Tigo Jangko.

Hadir dalam acara tersebut Perangkat Daerah, Camat Lintau Buo Agusril beserta Forkompimca, kepala KUA Lintau Buo dan walinagari se Lintau Buo.

Pelaksanaan 3 hari MTQ berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti. "Alhamdulillah, MTQ berjalan lancar tanpa adanya hambatan yang berarti, hal ini berkat kerja keras semua panitia serta dukungan seluruh komponen masyarakat Lintau Buo khususnya masyarakat nagari Tigo Jangko," ujar Ketua Panitia Jamaan Taib dalam laporannya.

Sementara Asisten Pemerintahan dan Kesra Mukhlis, menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten Tanah Datar sangat berterimakasih atas terlaksananya MTQ di Lintau Buo kali ini.

"Saat ini kebanyakan kita lebih banyak memegang handphone dari pada Al-quran, padahal semua kita tahu bahwa al quran lebih bermanfaat. Untuk itu kita harus bisa memilah-milah dalam memanfaatkan teknologi, jangan sampai kebablasan dan akhirnya salah hingga berakibat fatal," kata Mukhlis.

"Pelaksanaan MTQ memang sudah berakhir, namun kami berharap masyarakat bisa terus membaca dan mengamalkan isi kandungan al quran dalam kehidupan sehari-hari. Karena dengan inilah kita bisa melindungi anak-anak kita generasi penerus bangsa dari berbagai pengaruh negatif baik akibat dari kemajuan teknologi maupun penyakit masyarakat lainnya bahkan dari akibat buruk penyalahgunaan narkoba, tambahnya lagi.

"Apa yang telah kita laksanakan bersama-sama ini hendaknya terus dipertahankan, karena partisipasi masyarakat dan semangat gotong royong merupakan kekuatan yang sangat luar biasa dalam pembangunan. Terutama dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang berkarakter kuat dan berakhlak mulia sehingga akan muncul pemimpin masa depan yang jujur dan bijaksana serta sudah pasti akan memperjuangkan nasib rakyatnya," harapnya lagi.

Sementara dari hasil penilaian yang dilaksanakan oleh dewan hakim, kafilah nagari Tigo Jangko berhasil mempertahankan juara umum dengan meraih poin tertinggi 175 poin mengalahkan 3 nagari peserta lainnya.

Sementara untuk juara 2 diraih nagari Pangian dengan 105 poin, lalu diikuti nagari Taluak dengan 81 poin, dan di posisi terakhir dihuni oleh kafilah nagari Buo dengan 32 poin.***



(Myt)

virgin hair diamond jewelry

Copyright 2013 - 2015 PT. FAKTAPOST MEDIA CITRA, All Rights Reserved
[ REDAKSI & MANAJEMEN ]