Selasa, 18 Mei 2021
Follow:
 
FAKTA POST / Pelalawan
MENUJU PELALAWAN SEJAHTERA
Promosikan Beras Penyalai hingga Pasar Nasional, Pelalawan Tingkatkan Produksi Padi Kuala Kampar

Jumat, 28/07/2017 - 19:03:25 WIB

Pola pertanian dengan ekstensifikasi dan intensifikasi akan diterapkan secara maksimal agar mendapatkan hasil yang lebih baik. Melakui program Pelalawan Makmur, Pemkab menyaluarkan bantuan kepada petani padi untuk membantu pengolahan pertanian.

FAKTAPOST.COM-PANGKALAN KERINCI: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan terus berupaya meningkatkan produksi pertanian di Kecamatan Kuala Kampar. Beras penyalai yang dihasikan akan dipromosikan hingga ke pasar nasional.

Menurut Bupati Pelalawan HM Harris, produksi padi dari Kuala Kampar yakni Beras Penyalai selama ini dijual bebas ke luar daerah Pelalawan maupun Provinsi Riau. Bahkan disinyalir sebelumnya sempat memenuhi permintaan pasar di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Maka Pemkab Pelalawan mencoba melakukan upaya pengelolaan secara serius serta langkah-langkah pengolahan yang baik.

Mulai dari upaya mengontrol kebiasaan petani setempat agar mengikuti cara cocok tanam secara modern yang di terapkan oleh dinas terkait, merangsang petani setempat agar menerapkan pola cocok tanam memakai sistem irigasi, dan meminta petani memakai bibit padi unggul hasil pemurnian dengan varietas lokal.

"Semuanya untuk meningkatkan hasil panen padi yang maksimal dengan rentang usia panen yang lebih cepat dari sebelumnya. Agar memperoleh hasil sesuai harapan," beber Bupati Harris.

Pola pertanian dengan ekstensifikasi dan intensifikasi akan diterapkan secara maksimal agar mendapatkan hasil yang lebih baik. Melakui program Pelalawan Makmur, Pemkab menyaluarkan bantuan kepada petani padi untuk membantu pengolahan pertanian. Termasuk program-program jangka pendek maupun jangka panjang yang telah disusun dalam RPJMD.

Untuk mewujudkan itu, seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Pelalawan Pahlefi, ia yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Peretanian Kabupaten Pelalawan mengaku sempat kewalahan dan bersabar. Sebab di sisi lain dirinya diminta oleh Bupati untuk dapat meningkatkan hasil panen petani padi dengan pola tanam modern.

Sedangkan masyarakat saat itu masih tetap bersikukuh dengan gaya konvesional dan tidak mau mengikuti kemauan dari tim penyuluh. Namun demikian dengan kesabaran serta melakukan pendekatan secara persuasif akhirnya pihak Dinas Pertanian berhasil mempengaruhi petani setempat agar beralih cara cocok tanam dari konvensional ke modern.

"Kita mencoba mengubah pola pikir petani di sana. Kita juga melakukan upaya pemurnian untuk padi lokal kita agar menjadi benih unggul seperti saat ini, karena jelas tujuan kita untuk memaksimalkan hasil panen padi petani yang memiliki kualitas tinggi serta usia panen lebih singkat dari benih yang belum dimurnikan," kata Pahlefi.

Setelah berhasil mengelolah petani Kuala Kampar dengan pola cocok tanam seperti yang diminta oleh dinas, pemerintah langsung memberikan motivasi kepada petani setempat dengan menggelontorkan sejumlah anggaran untuk pembangunan infrastruktur petani di Kuala Kampar. Seperti membangun irigasi, jalan usaha tani yang bisa dilalui oleh kendaraan roda tiga yang tujuannya untuk memudahkan petani mengangkut hasil panen. Ternasuk pemberian bantuan sejumlah mesin pertanian yang memudahkan dan mempercepat kerja petani dalam mengolah sawah warga.

"Hal ini seluruhnya sudah terealisasi dan alhamdulillah hasilnya sudah dibuktikan dengan meningkatnya hasil panen petani Kuala Kampar setelah menerapkan pola tanam modern. Artinya pemkab dianggap berhasil karena telah mampu meningkatkan hasil panen padi warga secara maksimal," tambahnya.**


(fpc/bun)

virgin hair diamond jewelry

Copyright 2013 - 2020 PT. FAKTAPOST MEDIA CITRA, All Rights Reserved
[ REDAKSI & MANAJEMEN ]